Definisi
sosial media
Istilah media sosial tersusun
dari dua kata, yakni “media” dan “sosial”. “Media” diarti-kan sebagai alat
komunikasi (Laughey, 2007; McQuail, 2003). Sedangkan kata “sosial” diartikan
sebagai kenyataan sosial bahwa setiap individu melakukan aksi yang memberikan
kontribusi kepada masyarakat. Pernyataan ini menegaskan bahwa pada
kenyataannya, media dan semua perangkat lunak merupakan “sosial” atau dalam
mak-na bahwa keduanya merupakan produk dari proses sosial (Durkheim dalam
Fuchs, 2014).
Dari pengertian masing-masing
kata tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa media sosial adalah alat komunikasi
yang digunakan oleh pengguna dalam proses sosial. Namun, menurut Nasrullah
(2015), untuk menyusun definisi media sosial, kita perlu melihat perkembangan
hubungan individu dengan perangkat media. Karak-teristik kerja komputer dalam
Web 1.0 berdasarkan pengenalan individu terhadap individu lain (human
cognition) yang berada dalam sebuah sistem jaringan, sedangkan Web 2.0
berdasarkan sebagaimana individu berkomunikasi (human communication) dalam
jaringan antarindividu. Terakhir, dalam Web 3.0 karakteristik teknologi dan
relasi yang terjadi terlihat dari bagaimana manusia (users) bekerja sama (human
co-operation) (Fuchs, 2008).
Dengan demikian, bisa dijelaskan
bahwa keberadaan media sosial pada dasarnya merupakan bentuk yang tidak jauh
berbeda dengan keberadaan dan cara kerja komputer. Tiga bentuk bersosial,
seperti pengenalan, komunikasi, dan kerja sama bisa dianalogikan dengan cara
kerja komputer yang juga membentuk sebuah sistem sebagaimana adanya sistem di
antara individu dan masyarakat (Nasrullah, 2015). Tulisan ini akan membahas
berbagai perilaku pengguna media sosial beserta implikasinya melalui perspektif
psikologi sosial terapan.
Salah satu media sosial adalah Instagram
yang mana dapat mengunggah foto dan bisa dipublikasikan ke orang lain yang mana
dalam pengalaman saya aplikasi Instagram aplikasi yang sangat menguras banyak
waktu, walaupun begitu masih ada sisi baik dari aplikasi tersebut. Dibawah ini
adalah dampak dari penggunaan Instagram positif dan negatifnya.
DAMPAK PENGGUNAAN INSTAGRAM
POSITIF
Membuat orang-orang untuk menjalin persahabatan yang lebih erat. Ini bisa ditunjukkan dengan memberikan “suka” atau komentar pada foto atau video yang diunngah seseorang. Ini menunjukkan bahwa kita memberikan perhatian atau simpati pada orang lain. Tentu saja komentar positif.
Memudahkan penyebaran informasi. Pada
saat kita akan menyelenggarakan suatu event tertentu kita bisa memanfaatkan
Instagram untuk berbagi informasi. Seperti yang dilakukan oleh para Taruna
Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan yang mengunggah informasi mengenai
lomba-lomba yang akan diadakan di kampus agar orang luar bisa mengetahui dan
ikut memeriahkan kegiatan yang diselenggarakan.
4 Sebagai media bisnis. Kita tahu banyak sekali online shop yang kita temui di
Instagram. Instagram menjadi ladang bisnis tersendiri bagi pelaku ekonomi untuk
mengembangkan usaha mereka. Hanya dengan melihat dan memesan lewat smartphone
kita bisa mendapatkan barang yang kita inginkan. Mulai dari baju, celana,
sepatu, aksesoris, dan masih banyak lagi.
Itulah
beberapa dampak positif dari Instagram. Selain itu Instagram juga memiliki
dampak negatif. Dampak negatif instagram diantaranya :
1 Kurang berinteraksi dengan orang lain. Karena keasyikan bermain Instagram orang-orang menjadi
lupa untuk berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya. Mereka hanya sibuk dengan
ponsel mereka.
2
Meningkatkan perilaku konsumtif. Dengan banyaknya online shop para
remaja akan selalu melihat update fashion terbaru. Ini membuat mereka ingin terus-terus
mengikuti dan membeli fashion yang terbaru. Ini meyebabkan orang-orang menjadi
boros.
3
Maraknya pornografi. Dengan kemudahan untuk membuat
akun maka beberapa orang yang kurang bertanggung jawab memanfaatkan hal
tersebut untuk membuat akun yang tidak seharusnya. Remaja dan anak-anak bisa
saja membuka akun tersebut. Hal ini tentu saja tidak pantas bagi perkembangan
anak-anak.
4
Membuat orang menjadi malas. Dengan kemudahan untuk memesan
barang melalui akun online makan akan membuat orang menjadi malas dan hanya
bekerja di “tempat tidurnya” saja.
5
Boros
kuota. Instagram
adalah aplikasi yang banyak menyedot kuota. Karena hampir setiap jam ada foto
maupun video yang diperbarui.
SOLUSI
1. Mengaktifkan
mode silent, yang mana kita akan tidak mengecek secara terus menerus hp yang
kita pakai.
2. Kalau
sedang kumpulpun kita bisa untuk menyusun hp yang bertujuan untuk menghabiskan
waktu Bersama kawan atau keluarga kita agar lebih akrab tentunya.
3. Mempriortitaskan
notifikasi yang penting misalkan kalau ada telfon ataupun sosial media yang
berkaitan tentang perkuliahan atau pekerjaan kita tidak mute chat atau telpon
tersebut.